Kamis, 26 Januari 2012

jajanan sunda

Tatar Sunda dikenal memiliki banyak keanekaragaman, mulai dari seni budayanya hingga kuliner. Hampir di semua daerah di tatar pasundan ini memiliki ciri khas makanan sendiri. Tak bisa dihitung ada berapa jumlah makanan yang bisa kita temui di setiap Kabupaten Kota di Jabar.
Sebut saja, Dede Wiratmadinata, niatnya untuk memperkenalkan kembali jajanan tradisional Sunda kepada masyarakat, diwujudkannya dengan membuka sebuah outlet kecil jajanan Sunda jaman baheula di Bali Heaven, Jalan Pasir Kaliki, Bandung.
Terinspirasi dari Amerika Latin yang memiliki pasar tradisional yang mengangkat tema daerah masing-masing, Dede kemudian mencoba mengadaptasinya dengan berjualan jajanan tradisonal di tengah maraknya jajanan modern di Indonesia.
“Saya pikir kenapa di Sunda tidak bisa seperti di sana (Amerika Latin-red). Padahal jajanan sunda itu lebih kaya, lebih beragam, dan rasanya lebih lezat,” cerita Dede dengan antusias kepada detikbandung.
Tujuan Dede tak lain ingin menjaga warisan leluhur. Dede menginginkan jangan sampai generasi muda melupakan kekayaan jajanan sunda yang kini sudah nyaris tak dilirik.
“Saya ingin anak muda tahu, kalau sunda itu punya makanan unik. Rasanya juga tidak kalah enak dari yang modern,” tegasnya.
Ada sekitar 26 macam jajanan jadul yang dijual Dede, di antaranya permen Kayu, angleng, jitdong, gulali kacang, jipang emping, noga, tengteng, sagon, aromanis dan masih banyak jajanan jadul lainnya.
“Dari sekian banyak itu, yang best seller angleng sama gulali,” terang Dede.
Rasa angleng memang khas, dibuat dari tepung beras ketan, bentuknya mirip wajit atau dodol yang dibalut dengan daun. “Tapi ini rasanya tidak terlalu manis seperti dodol, kalau kata orang sunda mah teu giung,” jelas Dede.
Jajanan jadul ini dibanderol dengan harga murah, mulai dari Rp 1.000. Dengan uang 5 ribu sudah bisa membawa pulang lebih dari 3 jenis jajanan jadul tersebut. Di antara deretan nama-nama makanan jadul di atas, salah satunya pasti jadi jajanan favorit saat masih kecil dulu, ya kan?

sumber : http://www.infobandung.org/jajanan-sunda-ingindikenal-di-mancanegara-1323.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar